Minat kajian terhadap studi Qur’an semakin luas dan beragam, tidak lagi terbatas pada kalangan akademisi muslim semata dan hanya menjadi domain dikawasan masyakarat pemeluk Islam. Studi Qur’an meluas melampaui sekedar sekat wilayah geografis. Karenanya, menarik untuk dicermati bagaimana tren studi Qur’an di berbagai wilayah tersebut. Tulisan ini menelisik tren penelitian yang dilakukan oleh pemerhati studi Qur’an di tiga kawasan: Timur Tengah, Barat dan Indonesia. Ketiga kawasan ini layak dibahas karena masiang-masing memiliki kecendrungan karakteristik tren kajian yang berbeda satu sama lain. Karakteristik minat kajian di masing-masing kawasan terhadap studi Qur’an terhadaptema-tema di dalam studi Qur’an dilakukan dengan pendekatan dan penelitian yang berbeda, yang pada akhirnya memunculkan kekhasan model penelitian di masing-masing kawasan.
Copyrights © 2021