Gangguan Tidur merupakan suatu kumpulan kondisi yang dicirikan dengan gangguan dalam jumlah, kualitas atau waktu tidur pada seorang individu. Seorang lansia akan membutuhkan waktu lebih lama untuk masuk tidur (berbaring lama di tempat tidur sebelum tertidur) dan mempunyai lebih sedikit atau lebih pendek waktu tidur nyenyaknya. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya prevalensi dan faktor-faktor yang mempengaruhi gangguan tidur. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan Cross-Sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik consecutive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis dilakukan dengan chi-square. Berdasarkan uji chi-square diketahui terdapat korelasi antara status merokok (p=0,034, OR=1,974, 95%CI=1,048±3,721) dan tingkat kecemasan (p=0,013, OR=0,482, 95%CI=0,270±0,859) dengan kejadian Gangguan Tidur. Penelitian tidak dapat membuktikan adanya korelasi antara jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, status pekerjaan, penghasilan perbulan, konsumsi kopi, konsumsi alkohol, tekanan darah, indeks massa tubuh, gula darah puasa, kolesterol dan asam urat dengan kejadian Gangguan Tidur.
Copyrights © 2021