Proceeding Simposium Nasional Kelautan dan Perikanan
Vol. 8 (2021): PROSIDING SIMPOSIUM NASIONAL VIII KELAUTAN DAN PERIKANAN UNHAS

Pertumbuhan Bakteri pada Limbah Cair Perikanan Secara Spontan

Devi Ambarwaty Oktavia (Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan)
Dita Febrianti (Direktorat Pelabuhan Perikanan, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Jakarta)
Vita Yanuar (Universitas Antakusuma, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah)



Article Info

Publish Date
07 Aug 2021

Abstract

Penanganan limbah cair perikanan baik dalam bentuk padat maupun cair di Indonesia umumnya belum tertangani dengan baik sehingga berpotensi menyebabkan penurunan kualitas perairan. Hasil karakterisasi limbah cair surimi dan rajungan memperlihatkan bahwa limbah cair tersebut mempunyai beban protein dan lemak yang tinggi. Untuk itu perlu dilihat keberadaan bakteri pada kedua jenis limbah tersebut dan dilakukan pada tiga jenis media yang berbeda yaitu agar nutrien, MSM skim milk (media spesifik pertumbuhan bakteriproteolitik) dan agar tributirin sebagai media spesifik pertumbuhan bakteri lipolitik. Hasilnya adalah bakteri tumbuh baik pada ketiga media yang berbeda. Hal ini menunjukkan bahwa pada kedua limbah terdapat bakteri proteolitik dan lipolitik. Jumlah bakteri tertinggi pada limbah cair rajungan adalah 4,3x107 CFU/mL ditunjukkan pada media proteolitik sedangkan limbah cair surimi adalah 4,5x107 CFU/mL ditunjukkan pada media lipolitik. Kadar lemak limbah cair surimi dan rajungan semakin meningkat selama masa pertumbuhan bakteri sebesar 0,067 mg/L pada jam ke-20. Kadar amonia limbah cair rajungan menurun pada jam ke-18 sebesar 2 mg/L, sedangkan menurun pada jam ke-9 ditunjukkan pada limbah cair surimi sebesar 1,8 mg/L. Kadar protein terlarut menurun pada jam ke-30, sedangkan kadar protein total mengalami penurunan pada jam ke-24 baik pada limbah cair surimi maupun rajungan.

Copyrights © 2021