Pengembangan desa wisata menjadi salah satu program pemerintah untuk menjadikan desa-desa tertinggal menjadi desa yang maju, Dalam perkembangannya beberapa desa yang memiliki potensi mulai berubah, namun jika tidak diadakan pemetaan potensi yang ada akan menjadikan desa wisata dimana saja sama, tanpa ada kekhasan khusus. Potensi wisata yang luar biasa yang dimiliki Kabupaten Kepulauan Mentawai seharusnya bisa menjadi andalan untuk mengangkat taraf hidup masyarakat. Sektor pariwisata bisa menjadi sektor penopang pemasukan bagi pendapatan asli daerah. Di era yang semakin maju semakin pula banyak cara dan strategi untuk mengangkat potensi wisata di kabupaten dengan julukan bumi Sikerei ini. Salah satu potensi wisata yang dapat dikembangkan adalah souvenir yang dapat dibawa oleh wisatawan setelah mengunjungi kepulauan Mentawai. Tujuan dari pengabdian pada masyarakat ini mengenalkan potensi souvenir keranjang ayam mini berbasis kearifan lokal dan mengembangkan kreatifitas souvenir di Desa Matotonan dan Desa Muntei, Siberut Utara, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Para peserta yang mengikuti pelatihan di dua desa ini masing-masing berjumlah 25 orang per desa. Metode yang diterapkan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode presentasi dan demonstrasi. Kedua metode itu dilakukan untuk mengembangkan desain dan bentuk produk yang dapat diproduksi oleh masyarakat lokal dengan harga murah, pengerjaan mudah dan berbasis kearifan lokal. Diharapkan masyarakat dapat membuat souvenir keranjang ayam mini dan wisatawan dapat membeli souvenir tersebut sebagai kenangan setelah berkunjung ke kepulauan Mentawai.
Copyrights © 2021