ABSTRAK Boiler merupakan mesin konversi energy yang sangat penting didunia industry terutama yang menggunakan uap sebagai pemanas ataupun pengering, seperti terutama industry garmen, industry kertas, industry semen dan lain-lain. Oleh karena itu pengoperasian secara efisien dan optimal mesin tersebut akan menghindari pemborosan pemakaian energi dan berarti akan dapat mengurangi biaya produksi. Mengingat perannya yang sangat penting dari suatu boiler maka pemahaman yang baik dari karakteristik kerja boiler akan banyak membantu didalam mengatur pengoperasian dan perawatannya.Pada saat ini banyak boiler dibeberapa industry yang beroperasi dengan tingkat kinerja yang rendah, meskipun kini boiler yang mutakhir mampu beroperasi dengan kinerjanya yang baik sesuai kapasitas designnya. Kinerja sebuah boiler bisanya ditandai dengan indikator tingkat penurunan energi panas yang dihasilkan, indikator ini disebut dengan istilah efisiensi, penurunan energi panas sebuah boiler industry dari kapasitas designnya maka dikatakan boiler tersebut mengalami penurunan effisiensi, penurunan effisiensi akan sangat berpengaruh terhadap kualitas produk,disamping itu juga akan meningkatkan biaya produsksi sebagai akibat tingginya bahan bakar. Penurunan effisiensi boiler ini disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah disebabkan oleh kualitas air pengisi boiler, dan rendahnya kualitas bahan bakar dan kinerja equipment pendukung boiler, seperti fan, feed water pump dan lain-lainTulisan ini membahas kinerja boiler setelah beroperasi 201480 jam, dari hasil analisis didapat hasil kinerja boiler mengalami penurunan sebesar 9,85 %.
Copyrights © 2021