Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja tinggalan yang terdapat pada Benteng Patua dan fungsi Benteng patua berdasarkan tinggalannya. Penelitian ini menggunakan teori arkeologi ruang dan teori pemukiman. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, tekhnik pengumpulan data berupa studi pustaka yaitu pengumpulan literatur, observasi lapangan yaitu survey permukaan, perekaman data dan wawancara, serta tahap pengolahan data, analisis kontekstual dan analisis morfologi. Hasil penelitian menunjukan bahwa tinggalan arkeologi yang terdapat dalam Benteng Patua berupa Makam, Struktur Masjid, Baruga, Meriam, Lubang Intai, Bastion. Selain itu, terdapat beberapa temuan lepas berupa fragmen keramik dan sampah dapur (moluska) yang tersebar di dalam dan di luar benteng. Adapun fungsi Benteng Patua berdasarkan hasil penelitian yaitu sebagai pertahanan dan pemukiman. Tujuannya dibangun Benteng Patua sebagai pertahanan terakhir saat menghadapi penjajah dan perompak. Oleh karena itu pola benteng ini didesain untuk mampu menghalau siapapun yang akan masuk menyerang ke dalam. Meskipun berada di ketinggian, tetapi untuk memperkokoh pertahanan disekelilingnya diperkuat dengan dinding dari batu karang setinggi 1,5 Meter.
Copyrights © 2021