Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar peserta diklat pelaksanaan Diklat Jarak Jauh (PJJ) Kantor Naskah Kementerian Agama Kabupaten Kapuas yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Agama Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Model evaluasi yang digunakan adalah model Kirkpatrick yang memiliki keunggulan bersifat komprehensif, sederhana, dan aplikatif dalam berbagai situasi pelatihan. Secara keseluruhan, dalam artian model evaluasi ini dapat menjangkau semua sisi dari suatu program pelatihan. Dikatakan sederhana karena model ini memiliki alur logika yang sederhana dan mudah dipahami serta kategorisasi yang jelas dan lurus ke depan. Sedangkan dari sisi penggunaan, model ini dapat digunakan untuk mengevaluasi berbagai jenis pelatihan dalam berbagai situasi. Dalam model Kirkpatrick, evaluasi dilakukan melalui empat tingkatan, yaitu reaksi, pembelajaran, perilaku, dan dampak. Dalam penelitian ini hanya menggunakan evaluasi level 2 (pembelajaran). Hasil belajar peserta diklat (pembelajaran) aspek sikap berada pada kategori sangat baik dengan rata-rata 89,12. Pada aspek pengetahuan terjadi peningkatan hasil tes awal yang awalnya rata-rata hanya 54,58 pada pelaksanaan tes akhir, meningkat dengan skor rata-rata 92,36. Aspek keterampilan peserta pelatihan untuk tugas individu menunjukkan hasil yang baik dengan skor rata-rata 84,75 dan penilaian keterampilan peserta pelatihan untuk mengerjakan tugas secara kelompok menunjukkan hasil yang baik dengan skor rata-rata 79,17. Evaluasi pelaksanaan pelatihan juga perlu dilakukan untuk level 1 (reaksi), level 3 (perilaku kerja), dan level 4 (dampak) melalui kegiatan evaluasi pasca pelatihan.
Copyrights © 2021