Penelitian ini mengkaji pemikiran A. Hasjmy tentang konsep toleransi dan perbedaan agama dalam novel yang berjudul “Suara Azan dan Lonceng Gereja”. Tujuan dilakukan penelitian ini ialah untuk memperoleh pemahaman tentang konsep dan kontribusi A. Hasjmy mengenai toleransi dalam perbedaan agama dalam upaya membangun kerukunan umat antar agama. Faktanya, toleransi tidak terlaksana dalam kehidupan masyarakat sebagaimana mestinya. Misalnya peristiwa yang terjadi di Tolikara tahun 2015, Poso tahun 1998, 2000, dan 2001 dan Aceh Singkil. Oleh sebab itu, tulisan ini berusaha mengungkapkan pandangan A. Hasjmy mengenai salah satu karya sastranya yang dituangkan dalam novel yang berjudul “Suara Azan dan Lonceng Gereja”. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dimana peneliti memfokuskan pada sumber data kepustakaan sebagai main resource. Kemudian data tersebut dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif analisis, dan diakhiri dengan menarik beberapa kesimpulan. Hasil penelitian dapat disimpulkan: 1) A. Hasjmy memandang bahwa sikap lembut pada non muslim memberikan kesan baik pada agama ini. 2) Umat Muslim dan umat lainnya bisa menjadi teman, sahabat maupun saudara selama tidak mengusik keyakinan beragama satu sama lain dalam batasan-batasan syari’at. 3). Laki-laki muslim dapat menikahi perempuan ahli kitab, apalagi dalam rangka mendakwahi untuk memeluk agama Islam. A. Hasjmy telah berkontribusi dalam upaya membangun kerukunan antar umat beragama melalui tulisan-tulisannya, salah satunya dalam bentuk novel.
Copyrights © 2018