Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisa secara kritis tentang sejarah awal masuknya Islam ke Nusantara. Penelitian ini juga akan berbicara tentang penetapan Titik Nol Islam Nusantara di Barus dan kritik terhadap problematika penetapannya. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan studi pustaka, sedangkan metode penulisan sejarah, peneliti menggunakan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa awal masuknya Islam di Nusantara adalah 1) Lamuri berdasarkan penemuan situs dan nisan kuno di kampung Pande, 2) Perlak berdasarkan Naskah Melayu Tua, 3) Samudara Pasei berdasarkan batu Nisan Raja-raja Pasei. Sedangkan pernyataan dan penetapan Barus sebagai titik nol Islam Nusantara tidak memiliki bukti otentik yang dapat dipertanggung jawabkan dan peneliti akan memaparkan beberapa sumber bantahan tentang penetapan tersebut.
Copyrights © 2018