Pengembangan turbin angin di Indonesia masih minim salah satu penyebabnya adalah biaya penelitian yang sangat mahal. Namun seiring perkembangan tekonologi penelitian saat ini bisa dilakukan melalui pendekatan komputasional menggunakan software dengan perhitungan numerical. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui desain dan permodelan pada airfoil serta pengaruh variasi pada Coefisient Lift (Cl) dan Coefisient Drag (Cd) Dalam studi ini akan dilakukan analisa perbandingan laju aliran menggunakan CFD pada airfoil turbin berjenis NACA 0018 yang hasilnya akan dibandingkan dengan airfoil modifikasi. Pada prosesnya airfoil akan diberi variasi berupa Angle of Attack sebesar 0º, 15º, 30º, 45º, 60º dan menggunakan aliran turbulensi k-omega SST. Hasil dari penelitian ini menunjukkan nilai Cl dan Cd tertinggi didapat airfoil NACA 0018 pada sudut serang 30º dengan nilai sebesar 1,59810 dan 1,01970. Sedangkan untuk Airfoil modifikasi didapat nilai terbaik pada variasi sudut serang 0º dengan nilai Cl sebesar 0,077618 dan Cd sebesar 0,019107.
Copyrights © 2021