Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap Representasi Perjuangan Hidup dalam film Anak Sasada Karya Ponty Gea. Realitas kemiskinan perdesaan direpresentasikan melalui tokoh Sabungan. Sabungan meninggalkan kampung halaman untuk mencari kehidupan yang lebih baik.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan melakukan pengamatan secara menyeluruh serta menidentifikasi dialog dan visual gambar perscene dan pershot dalam film Anak Sasada. Untuk mengungkap representasi kehidupan dalam film Anak Sasada peneliti menggunakan teori representasi Stuart Hall. Adapun hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah representasi perjuangan hidup dalam mencari pekerjaan, representasi perjuangan hidup kasih sayang, representasi perjuangan hidup menjual ulos.
Copyrights © 2016