PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif
Vol 1, No 2 (2016): PROPORSI Mei 2016

ANALISIS PERBANDINGAN INTERPRETASI PENOKOHAN ANTARA NOVEL DAN FILM 99 CAHAYA DI LANGIT EROPA

Suryanto Suryanto (Program Studi Televisi dan Film, Fakultas Seni dan Desain, Universitas Potensi Utama)



Article Info

Publish Date
10 May 2016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses ekranisasi perbandingan interpretasi penokohan yang baik, dalam bentuk kategorisasi aspek penciutan, penambahan, maupun perubahan bervariasi dalam ekranisasi novel ke bentuk film 99 Cahaya di Langit Eropa karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah novel 99 Cahaya di Langit Eropa karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra dan film 99 Cahaya di Langit Eropa sutradara Guntur Soeharjanto. Penelitian berupa proses ekranisasi hanya penokohan. Instrumen penelitian ini adalah human instrument. Data diperoleh dengan teknik membaca, teknik menonton, dan teknik mencatat. Validitas data diperoleh dengan menggunakan validitas semantis dan validitas referensial, reliabilitas data diperoleh dengan menggunakan reliabilitas intrarater dan reliabilitas interrater. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses ekranisasi yang terjadi pada penokohan saja, yaitu adanya penciutan, penambaham, dan perubahan bervariasi. Penciutan penokohan atau tokoh terjadi karena media yang digunakan dalam pembuatan novel dan film berbeda. Secara keseluruhan penciutan yang dilakukan dalam visualisasinya ke bentuk film masih sesuai dilakukan karena terdapat penghilangan cerita, tokoh atau penokohan diambil pada bagian yang tidak begitu penting untuk divisualisasikan. Penambahan penokohan atau tokoh dalam film secara keseluruhan masih relevan dangan cerita yang ada dalam novel, hanya saja pada visualisasi dalam film dibuat lebih menarik dengan banyaknya adanya tokoh tambahan yang dimunculkan sehingga cerita dalam film tidak monoton seperti dalam novel. Kemunculan tersebut untuk menambah esensi film sehingga penonton akan terbawa masuk dalam alur cerita. Adapun untuk perubahan bervariasi tokoh yang dilakukan dalam visualisasinya ke bentuk film secara keseluruhan tidak jauh melenceng dari penggambaran yang ada pada novel.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

PROPORSI

Publisher

Subject

Arts Social Sciences

Description

PROPORSI adalah sebuah jurnal ilmiah dalam bidang desain, multimedia dan industri kreatif. Jurnal ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Potensi Utama Medan. PROPORSI diterbitkan setahun dua kali yaitu pada bulan November dan Mei. Jurnal ini ...