Pembuangan Air Limbah yang merupakan hasil sisa dari proses produksi dimana apabila limbah ini terlalu banyak di lingkungan maka akan berdampak pada pencemaran khususnya Air Sungai. Sungai Rawas diperkirakan telah mengalami penurunan kualitas Air Sungai karena adanya aktivitas Pabrik Karet di sekitarnya yang membuang Air Limbah hasil produksi ke Sungai Rawas, oleh karena itu diperlukan Sistem Pengelolaan Air Limbah yang baik untuk menghindari adanya Pencemaran Air Sungai.Pengambilan Sampel dilakukan pada Inlet dan Outlet IPAL serta Sungai Rawas Hulu Pabrik dan Sungai Rawas Hilir Pabrik. Waktu Penelitian dilaksanakan selama lebih 5 bulan, dimulai dari bulan Agustus sampai Desember 2019. Hasil penelitian dan perhitungan Efisiensi IPAL serta Perhitungan Status Mutu Air Sungai Rawas yang telah dilakukan di 4 (Empat) Titik Pengambilan Sampel untuk 6 (Enam) Parameter yaitu pH, BOD,COD,TSS,Amoniak Total dan Nitrogen Total, dapat disimpulkan bahwa; Beban Pencemaran pada Air Limbah Pada PT. Kirana Windu didapat Efisiensi IPAL Agustus – Desember 2019 pH 72,59 – 82,76 %, BOD 88,12 – 94,46 %, COD 81,23 – 97,10 %, TSS 91,34 – 99,65 %, Amoniak Total 91,60 - 97,84% dan Nitrogen Total 92,70 – 97,60 % . Sehingga IPAL layak digunakan dan Kondisi Sungai Rawas memenuhi baku mutu sehingga Sungai Rawas tidak tercemar.
Copyrights © 2021