Metode Pembelajaran laboratorium klinik adalah melatih mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan ibu hamil dengan pendampingan lansung oleh dosen ( badside teaching ). Tujuan Penelitian ini adalah menganalisa peningkatan kompetensi mahasiswa semester 2 Prodi D4 kebidanan setelah diterapkan metode pembelajaran laboratorium Klinik. Jenis Penelitian adalah penelitian Tindak Kelas Desain penelitian yang digunakan adalah Quassy experiment dengan pendekatan one group pre test- post test. Variabel indipendent metode laboratorium klinik, variabel dependent kompetensi mahasiswa pada mata kuliah Asuhan Kehamilan. Populasi adalah seluruh mahasiswa di Prodi D4 Kebidanan berjumlah 97 mahasiswa , tehnik sampling dengan proporsif sampling sampel penelitian berjumlah 29 mahasiswa . Instrumen penelitian test subjektif dan cek list unjuk kerja. Penelitian dilaksanakan 29 Mei -29 Juli 2017 bertempat di Laboratorium Ante Natal Care STIKES Karya Husada, analisa data dengan uji wilcoxon. Hasil penelitian dari 29 mahasiswa didapatkan kopetensi dalam asuhan kehamilan setelah laboratorium dengan panhon terbanyak nilai BC 9 orang (31%) . Kompetensi dalam asuhan kehamilan setelah laboratorium klinik terbanyak nilai A 26 orang (89.7%). Hasil analisis uji beda dengan Wilcoxon Signed Ranks Test didapatkan hasil nilai Z hitung = -4,649 dengan p value 0,000 > a 0,05 berarti ada perbedaan kompetensi mahasiswa semester 2 Prodi D4 Kebidanan antara sebelum dilaksanakan dengan setelah dilaksanakan bimbingan laboratorium klinik Asuhan Kehamilan. Metode pembelajaran laboratorium klinik atau bedside teaching ini masih jarang digunakan meskipun dari penelitian ini juga membuktikan cukup efektif untuk meningkatkan kompetensi mahasiwa dalam Asuhan Kehamilan.
Copyrights © 2018