Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains
Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains

PERBANDINGAN KUALITAS PRODUK CORAN ANODA SENG MENGGUNAKAN CETAKAN TEMBAGA DAN CETAKAN ALUMINIUM BERDASARKAN PENGARUH UKURAN BESAR BUTIRNYA TERHADAP LAJU KOROSI

Ansyori, Anang (Unknown)



Article Info

Publish Date
20 Feb 2019

Abstract

Proteksi katodik merupakan salah satu cara untuk menurunkan dan melindungi struktur baja dari laju serangan korosi yang tinggi. Anoda Seng sebagai anoda korban digunakan untuk perlindungan struktur-struktur baja yang berada di lingkungan air laut dari korosi yang mempunyai resistivitas rendah. Proses pembuatan anoda korban, pada umumnya menggunakan proses pengecoran logam metoda gravity casting . Pengontrolan bentuk butiran itu dapat dilakukan dengan pengaturan kecepatan pendinginan.Variasi bahan cetakan dan tebal dinding cetakan dimaksudkan untuk mendapatkan variasi kecepatan pendinginan atau laju aliran panas, sehingga akan diperoleh ukuran besar butir kristal yang berbeda. Pengukuran besar butir dari sampel uji dan pengujian tegangan potensial anoda seng pada masing-masing benda uji yang memiliki ukuran butir kristal berbeda. Material cetakan tembaga yang memiliki sifat konduktivitas panas yang tinggi (0,94 Btu.ft/oF.hr.ft2) sehingga pada ketebalan cetakan yang sama, laju alir panas (heat flow) material tembaga jauh lebih tinggi dari material aluminium. Kehalusan butir hasil coran yang diperoleh dari cetakan tembaga mencapai sekitar 68,82 m (terkecil), sedangkan kehalusan butir hasil coran yang diperoleh dari cetakan aluminium mencapai sekitar 124,21 m (terbesar). Kinerja anoda yang paling baik diberikan oleh benda kerja yang memiliki butir halus diperoleh dari cetakan tembaga yang (disebabkan penyebaran endapan Zn-Al yang semakin homogen).Kata kunci : anoda-seng, butir, pendinginan, perlindungan, korosi ABSTRACT: Comparison Product Quality Castings Anode Zinc Templated Copper And Aluminum Mold Under The Influence Of Large Measure Butirnya Against The Corrosion. Katodic protection is one way to reduce and protect the steel structure of the attack high corrosion. Zinc anode as anode the be used for protection steel structures located within the sea water of corrosion have low resistivitas. The process of making anode victims, generally using a process casting metals gravity casting method. Controlling the form of grains can be done with the regulation speed of cooling prosess. Variation of molding material and thick the mold intended to get variation speed cooling or the rate of flow of heat , so as to be obtained largeness a distinct crystals. Measurement large the grains of a test sample and testing potential voltage anode zinc on the each of having a measure of grain crystals different . The material mold copper having traits conductivity high heat ( 0,94 btu.ft / of.hr.ft2 ) so in the thickness of the exact same mold that , heat flow material of copper much higher than its aluminum. Subtlety castings grains results obtained from mold copper roughly 68,82 m (smallest) , while subtlety castings grains results obtained from aluminum mold roughly 124,21 (largest). Performance anode the best given by workpiece that has smooth grains obtained from mold copper (caused the spread of precipitate zn-al increasingly homogeneous).Keywords : zinc-anode, grains, cooling-process, protection, corrosion

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

teknologi

Publisher

Subject

Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Environmental Science Industrial & Manufacturing Engineering Mechanical Engineering

Description

Jurnal Rekayasa, Teknologi, dan Sains (JRETS) adalah media yang mempublikasikan naskah/tulisan ilmiah orisinil hasil penelitian dan kerekayasaan, ulasan atau komunikasi singkat (review), analisis kebijakan atau catatan penelitian singkat serta pikiran dan pandangan dalam bidang rekayasa, teknologi, ...