Akses pornografi oleh anak-anak sangat memprihatinkan. Peningkatan pengetahuan dengan metode peer educator sebagai salah satu upaya preventif untuk mengatasi efek adiksi konten pornografi perlu segera dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan pengetahuan pencegahan kecanduan konten pornografi melalui program peer educator. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan desain kelompok kontrol dengan pre-test dan post-test. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 75 siswa yang terdiri dari kelas 7 dan 8 yang terbagi menjadi 2, yaitu kelompok intervensi yang mendapat metode peer educator di SMPN 4 Samarinda sebanyak 40 siswa dan kelompok kontrol yang mendapat modul sebagai bahan bacaan mandiri di SMPN 24 Samarinda sebanyak 35 siswa pada tahun 2019. Teknik purposive sampling dan teknik analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan pengetahuan yang signifikan secara statistik antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol p-value 0.003. Didapatkan bahwa rata-rata perubahan pengetahuan pada kelompok perlakuan yang mendapatkan metode peer educator lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol dengan pemberian modul yang dibaca secara mandiri.
Copyrights © 2020