Proses stres merupakan suatu siklus berkelanjutan yang memiliki suatu mekanisme umpan balik, stres yang dialami oleh mahasiswa kedokteran disebabkan oleh berbagai penyebab, meliputi metode pembelajaran, materi yang luas dan waktu pendidikan yang cukup lama. Tuntutan tersebut menyebabkan timbulnya stres. Olahraga bermanfaat tidak hanya untuk kesehatan fisik tetapi juga bermanfaat dalam melatih respon terhadap kondisi stress. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas olahraga dengan toleransi stres pada mahasiswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Peneitian ini dilakukan di bulan April 2018 dan dilaksanakan diwilayah Asrama putra Green Dormitory Universitas Malahayati Bandar Lampung. Sampel Mahasiswa Laki-laki angkatan 2014. Analisis data menggunakan Mann Whitney.Hasil penelitian ini menemukan bahwa distribusi reponden yang berolahraga 59,1% dan tidak berolahraga 40,9%. Selain itu, distribusi toleransi stres yang tinggi 59,1%, sedang 31,8% dan rendah 9,1%. Hasil uji bivariat menggunakan Mann Whitney didapatkan nilai p adalah 0,000 (p>0,05). Kesimpulan penelitian ini ialah terdapat hubungan aktivitas olahraga dengan toleransi stres.Kata kunci : Aktivitas Olahraga, Toleransi Stres, Mahasiswa
Copyrights © 2020