ABSTRAK Masa remaja adalah masa peralihan dari kanak-kanak menuju dewasa, remaja perempuan yang mengetahui tentang seks berisiko sebesar 65% sedangkan remaja laki-laki yang mengetahui tentang seks berisiko sebesar 62%. Kejadian sek beresiko di Sumatera Selatan 56%, Kota Palembang 50% dan Prabumulih 45%. Tujuan penelitian ini diketahui perbedaan antara metode Numbered Heads Together (NHT) dengan metode Buzz Group terhadap pengetahuan remaja tentang seks berisiko di SMA Yayasan Bakti Kota Prabumulih 2016. Jenis penelitian kuantitatif, dengan sampel 30 responden. Analisa data dengan uji T-Dependent dan T-Independent dengan derajat kerpercayaan (CI) 95% dan α=5%. Hasil penelitian menunjukan ada perbedaan signifikan pengetahuan remaja tentang seks berisiko sebelum (46,93) dan sesudah (82,67), dilakukan metode NHT dengan t-value (<0,001), ada perbedaan yang signifikan pengetahuan remaja tentang seks berisiko sebelum (55,73) dan sesudah (82,13%) dilakukan metode buzz group dengan t-value (<0,001). Tidak ada perbedaan antara metode NHT (35,73) dengan Buzz Group (26,40) dengan t-value (0,128). Kesimpulan hasil penelitian ini bahwa terdapat perbedaan signifikan pengetahuan setelah diberi penyuluhan dengan metode NHT dan metode Buzz Group. Tetapi tidak ada perbedaan yang signifikan antara metode NHT dan metode Buzz Group. Disaranka untuk SMA Yayasan Bakti Kota Prabumulih, diharapkan agar memberikan informasi melalui penyuluhan dengan menggunakan metode NHT atau Buzz Group kepada peserta didik, keduanya sama baiknya.
Copyrights © 2016