Dalam melaksanakan penanaman modal pada surat berharga-saham dan obligasi para investor perlu memperhatikan persyaratan bahwa perusahaan yang go public apakah telah terdaftar atau belum di Bursa Efek Indonesia (BEI) serta persyaratan lainnya harus lengkap, maka perlu ditelusuri untuk mendapatkan informasi yang jelas guna menyelamatkan uang yang ditanamkan. Para investor harus mengetahui posisi laporan keuangan baik neraca dan laba rugi terutama unsur yang berkaitan seperti aktiva, kewajiban dan ekuitas serta kondisi kinerja pada penghasilan bersih (laba), beban biaya, investasi-investasi (return on investasi) atau penghasilan per saham (earning per share), disamping unsur ekternal ekonomi yang mempengaruh harga saham. Unsur manajemen internal perusahaan perlu diketahui karena sangat kuat mempengaruh kondisi perusahaan masa kini dan masa yang akan datang menyangkut kinerja perusahaan, maka para invertor perlu memperhatikan seperti kondisi CR (X1), yang menyangkut uang kas, hutang sekutitas, kridit, saham, obligasi. PER (X2) dapat melihat prospek pertumbuhan perusahaan di pasar modal ini indikator kepercayaan. ROE (X3) menggambarkan semakin kuat kinerja perusahaan dalam mengeloala modal untuk menghasilkan keuntungan pemegang saham. NPM (X4) untuk mengetahui laba bersih dan penjualan, semakin besar NPM, maka kinerja perusahaan akan semakin produktif dan ini meningkatkan kepercayaan investasi untuk menanamkan modalnya semua ini akan mempengaruhi harga saham. Dengan demikian penelitian ini ingin melihat analisis dampak CR (X1), PER (X2), ROE (X3) dan NPM (X4) mempengaruhi harga saham.
Copyrights © 2017