Perputaran modal kerja dan return on asset sangat diperlukan oleh perusahaan untuk mengetahui efesien tidaknya suatu perusahaan dalam menjalankan usahanya atau kegiatannya. Mengingat bahwa modal kerja sangat dibutuhkan oleh setiap perusahaan untuk meningkatkan profitabilitas perusahaan, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian ini, dengan data sekunder yang digunakan adalah laporan keuangan perusahaan manufaktur food and beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010 sampai 2014. Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan manufaktur food and beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2010 sampai 2014. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan diperoleh 15 perusahaan sebagai sampel. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana perputaran piutang dan perputaran persediaan berpengaruh terhadap tingkat profitabilitas perusahaan, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perputaran piutang dan perputaran persediaan terhadap tingkat profitabilitas perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa baik secara parsial atau uji t maupun sacara simultan atau uji f, variabel perputaran piutang dan perputaran persediaan memiliki pengaruh positif signifikan terhadap tingkat profitabilitas perusahaan. Artinya semakin meningkatnya perputaran piutang dan perputaran persediaan maka akan semakin meningkatkan pula tingkat profitabilitas perusahaan.
Copyrights © 2017