Abstrak: Investigasi Husserlian Terhadap Politik Anggaran Daerah. Penelitian ini bertujuan memperoleh pemahaman mendalam tentang pemaknaan politik anggaran daerah oleh pengelola keuangan pada Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow. Fenomenologi Transendental Husserl digunakan sebagai metode penelitian. Terdapat sepuluh informan utama dan dua informan pendukung. Hasil Penelitian mengungkapkan bahwa para informan memaknai politik anggaran sebagai politik balas budi dan balik modal, yakni politik anggaran yang ditujukan untuk memenuhi kepentingan konstituen dan sebagai sumber pengembalian modal. Politik anggaran juga dimaknai sebagai kesejahteraan pengelola keuangan yang dilakukan melalui maksimalisasi anggaran, dan bentuk siasat anggaran yang terjadi menjelang pemilihan umum kepala daerah guna memuluskan agenda politik petahana atau incumbent. Â Kata Kunci: Politik Anggaran, Pengelola Keuangan, Incumbent, Fenomenologi
Copyrights © 2020