Dalam dunia pendidikan, peran pengajar menjadi salah satu faktor yang paling penting, terutama kualitas pengajarannya. Terdapat beberapa cara untuk mengukur kualitas pengajar. Salah satu cara yang dilakukan oleh Bimbingan Kelompok Belajar (BKB) Nurul Fikri adalah penilaian melalui penyebaran angket. Dengan jumlah siswa dan pengajar yang banyak, penyebaran dan proses hasil penilaian angket ini menjadi tidak efisien karena membutuhkan waktu yang cukup lama serta menjadi tidak efektif karena angket yang disebar masih dalam bentuk kertas yang cenderung mudah rusak dan hilang. Metodologi perancangan sistem yang penulis gunakan adalah SDLC (System Development Life Cycle) model Waterfall dengan teori Pressman yang terdiri dari tahapan requirement system, design, implementation, testing dan maintenance. Dalam melakukan analisis dan perancangannya penulis menggunakan pendekatan obyek dengan UML (Unified Modelling Language). Pengisian angket dan hasil penilaiannya yang menerapkan metode SAW (Simple Additive Weighting) dalam prosesnya menghasilkan sistem informasi yang memudahkan siswa, pengajar, dan manajemen dalam melakukan kontrol terhadap kualitas pengajar dan pengajaran di BKB Nurul Fikri
Copyrights © 2022