Infeksi tifoid disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Infeksi dapat diobati dengan antibiotik. Namun, penggunaan antibiotik sering terjadi resistensi bakteri. Sehingga dibutuhkan alternatif pengobatan lain yang lebih efektif dalam pengobatan. Tumbuhan memiliki fungsi sebagai agen antibakteri. Gardenia merupakan salah satu tumbuhan yang diduga memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini melakukan pengujian antibakteri pada ekstrak etanol daun kacapiring dan fraksinya terhadap S. typhi. Fraksinasi menggunakan metode partisi cair-cair dan uji antibakteri menggunakan metode difusi cakram dengan konsentrasi uji 20%, 25%, 30%, dan 40%. Hasil pengujian menunjukkan ekstrak, fraksi n-heksana, fraksi etil asetat semua konsentrasi dan fraksi etanol-air 20% dan 25% memiliki diameter zona hambat 0,000 mm. Pada fraksi etanol-air 30%, dan 40% memiliki diameter hambat masing-masing 7.564 ±0,081 mm dan 8.529 ±0,081 mm. Hasil statistik menunjukkan bahwa dari semua sampel uji, hanya fraksi etanol-air konsentrasi 30% dan 40% yang memiliki aktivitas antibakteri karena memiliki perbedaan yang signifikan terhadap kelompok kontrol negatif. Namun, konsentrasi 30% terhadap 40% tidak menunjukkan adanya perbedaan signifikan sehingga hasil tersebut memiliki aktivitas yang sama terhadap pertumbuhan S.typhi
Copyrights © 2020