Peningkatan mutu pendidikan, khususnya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) diperlukan upaya yang sungguh-sungguh untuk mengejar ketertinggalan dari bangsa lain. Salah satu upayanya adalah mengkonstruksi kurikulum dan silabus PAI yang menjadi tanggung jawab seorang guru profesional. Guru profesional merupakan guru yang menyadari dirinya memiliki tugas yang berat dan mengharuskannya untuk selalu berinovasi guna kemajuan kualitas pembelajaran. Kurikulum dan silabus sebagai bagian inti dari desain proses pembelajaran haruslah menjadi perhatian guru profesional untuk terus diupayakan sesuai dengan tingkat perkembangan ilmu pengetahun dan teknologi. Pada kurikulum dan silabus PAI tentunya tidak lepas dari tekanannya pada aspek relegius, dengan konsepsi integrasi Islam dan sains modern. Hal ini tentunya merujuk pada tujuan akhir pembelajaran PAI yakni membentuk Insan Kamil yakni manusia yang berpengetahuan hebat dan berakhlak/beretika mulia. Kemampuan manusia di era global harus dipersiapkan oleh kurikulum PAI yang inovatif dengan landasan prinsip saintific-teistik. Saintific bermakna selalu bervisi ilmiah dengan melek teknologi, sedangkan teistik dalam artian selalu berpikir dan bertindak sesuai dengan pedoman pada ajaran atau nilai-nilai Islam.Kata Kunci: Guru; Konstruksi; Kurikulum; Silabus
Copyrights © 2021