Bharanomics
Vol 2, No 1: September 2021

Pengaruh PDRB, Tingkat Pengangguran Terbuka dan UMR Terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten dan Kota Provinsi Jawa Timur

Lintang Sania (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bhayangkara Surabaya)
Mohammad Balafif (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bhayangkara Surabaya)
Nurul Imamah (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bhayangkara Surabaya)



Article Info

Publish Date
18 Sep 2021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto, Tingkat Pengangguran Terbuka Dan Upah Minimum Regional Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Di Kabupaten Dan Kota Provinsi Jawa Timur Tahun 2014-2019. Pengambilan data menggunakan data sekunder diambil melalui website BPS Jawa Timur, yaitu data PDRB, Tingkat Pengangguran Terbuka dan Indeks Pembangunan Manusia Tahun 2014-2019, sedangkan data UMR diambil melalui Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Tahun 2014-2019. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel yang merupakan gabungan antara data time series dan cross section yang dianalisis dengan Model Fixed Effect (FEM) dengan penimbang Feasible Generalized Least Square-Seemingly Unrelated Regression (FGLS-SUR) yang diolah dengan aplikasi EViews 9.0 diperoleh persamaan regresi IPM = -27.22579 + 3.380970*LNPDRBit + (-0.035903)*TPTit + 4.433382*LNUMRit . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel independen produk domestik regional bruto dan upah minimum regional berpengaruh positif signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Jawa Timur.Sedangkan untuk variabel tingkat pengangguran terbuka berpengaruh negatif signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

bharanomics

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Bharanomics berfokus pada isu-isu yang berkaitan dengan ekonomi secara luas, yang mencakup bidang: Ekonomi lokal dan regional, Ekonomi industri, Ekonomi pembangunan, Ekonomi ketenagakerjaan, Perdagangan internasional, Ekonomi moneter dan perbankan, Ekonomi kreatif, Ekonomi syariah, dan lain ...