Penelitian ini mengkaji proses seleksi distribusi dengan mengambil objek kajian cerpen-cerpen surat kabar Solopos yang dimuat pada edisi Minggu dalam rubrik Jeda dengan menggunakan teori sosiologi Robert Escarpit. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah proses seleksi karya, tema-tema yang ditentukan, dan karakteristik estetika surat kabar Solopos dalam proses interpretasi karya. Pembatasan masalah dalam penelitian ini difokuskan pada proses distribusi seleksi karya sastra yang diterbitkan oleh surat kabar Solopos setiap minggunya selama empat bulan, mulai dari bulan Januari - April pada tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dalam bentuk deskripsi. Data dalam penelitian ini adalah proses seleksi, pengarang, bentuk kolom, jumlah kata, dan karakteristik estetika cerpen-cerpen dalam rubrik Jeda Solopos. Sumber data dalam penelitian ini adalah proses penerbitan, pengarang, bentuk kolom, jumlah kata, dan proses naskah masuk ke redaktur sampai diterbitkan melalui hasil wawancara yang dilakukan oleh peneliti dengan redaktur Solopos sebagai penyeleksi naskah. Simpulan kajian ini adalah surat kabar Solopos memiliki ideologi, proses seleksi, dan karakteristik estetika tersendiri dalam proses penerbitan karya sastra yang dipublikasikan pada edisi minggu Solopos. Beberapa proses seleksi berdasarkan bahasa, bobot naskah, orisinalitas, dan pengemasan naskah. Karakteristik estetika cerpen-cerpen dari tema, gaya bahasa, alur, dan amanat harus dapat tersampaikan kepada pembaca dan menunjukkan implikasi antara proses seleksi dengan surat kabar Solopos.Kata Kunci: cerpen; distribusi; seleksi; sosiologi
Copyrights © 2021