Abstrak: Dunia pendidikan di Indonesia sedang mengalami perubahan yang cukup signifikan dengan adanya pandemi Corona Virus Disease-19 (C0VID-19) membuat pembelajaran tidak efektif karena keterbatasan waktu, kendala jaringan, dan keterbatasan penyampaian materi sehingga pembelajaran khususnya berkaitan dengan angka atau numerasi siswa berkurang. Bimbingan belajar menjadi salah satu alternatif solusi untuk menguatkan numerasi anak. Penguatan ini bertujuan untuk meningkatkan numerasi anak tahap awal sekolah di dusun Ugan Hilir Desa Nyiin. Tahapan kegiatan seperti berikut: 1) tahap persiapan mencakup observasi tentang kondisi pembelajaran, pendataan jumlah anak tahap awal sekolah, ketersediaan fasilitas, dan perizinan, 2) tahap perencanaan yaitu merencanakan teknis pelaksanaan kegiatan, 3) tahap pelaksanaan mencakup pemberian tes awal, analisis hasil tes awal, dan pelaksanaan bimbingan, 4) tahap evaluasi mencakup pemberian tes evaluasi dan analisis hasil tes evaluasi. Hasil kegiatan ini adalah terdapat peningkatan numerasi anak tahap awal sekolah di Dusun Ugan Hilir Desa Nyiin Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak. Hal ini dapat dilihat pada rata-rata tes awal 57,1 yang kemudian mengalami peningkatan nilai rata-rata menjadi 70,4.Abstract: The world of education in Indonesia is undergoing significant changes with the COVID-19 pandemic making learning ineffective due to time constraints, network constraints, and limited material delivery, so learning, especially relating to numbers or student numeration, is reduced. Tutoring is an alternative solution to strengthen children's numeracy. This strengthening aims to improve the numeracy of early-stage school children in the hamlet of Ugan Hilir, Nyiin Village. The activity stages are as follows: 1) the preparation stage includes observations on learning conditions, data collection on the number of children in the early stages of school, the availability of facilities and permits, 2) the planning stage, namely planning the technical implementation of activities, 3) the implementation stage includes the provision of initial tests, analysis of test results initial, and implementation of guidance, 4) the evaluation phase includes the provision of evaluation tests and analysis of evaluation test results. The result of this activity is an increase in the numeracy of early school children in Ugan Hilir Hamlet, Nyiin Village, Jelimpo District, Landak Regency. This can be seen in the initial test average of 57.1 which increased the average value to 70.4.
Copyrights © 2021