Kasus pencurian sepeda motor sering terjadi di Kecamatan Nanggalo, Kota Padang. Beragam upaya dilakukan pihak kepolisian, salah satunya adalah dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Dalam menyosialisasikan kewaspadaan terhadap aksi pencurian sepeda motor, maka strategi komunikasi memiliki peranan penting untuk mencapai keberhasilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi Polsek Nanggalo dalam menyosialisasikan kewaspadaan terhadap aksi pencurian kendaraan sepeda motor. Strategi komunikasi berdasarkan pada unsur-unsur komunikasi menurut model Harold D. Lasswell yaitu who (komunikator), says what (pesan), in which channel (media), to whom (sasaran) dan with what effect (efek). Penelitian ini berjenis kualitatif dengan metode studi kasus. Data penelitian didapat melalui wawancara, observasi dan penelusuran dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) komunikator memiliki peran yang sangat berpengaruh terhadap keberhasilan dalam menyosialisasikan kewaspadaan terhadap aksi pencurian kendaraan sepeda motor. (2) pesan yang disampaikan komunikator kepada masyarakat berupa informasi yang bersifat edukatif, persuasif, akurat dan jelas. (3) media yang digunakan adalah sosialisasi secara langsung melalui pengeras suara, media cetak spanduk dan media sosial Instagram, WhatsApp dan Facebook. (4) sasaran dalam sosialisasi adalah masyarakat Kecamatan Nanggalo dan (5) efek yang muncul yaitu respon positif dan apresiasi dari masyarakat Nanggalo.
Copyrights © 2021