UNHCR merupakan salah satu organisasi internasioal dibawah kendali PBB yang diberikan tugas untuk melindungi para pengungsi internasional serta penegakan HAM terhadap para manusia. Kondisi yang terjadi di Irak dan Suriah merupakan salah satu dari skian banyakya kasus pengungsi yang diakibatkan dari adanya konflik peperangan. UNHCR telah lama berfokus pada kedua negara Timur Tengah tersebut dalam membantu permasalahan pengungsi. Salah satu kasus yang terjadi di Irak Utara adalah adanya para pengungsi etnis Yazidi. Etnis Yazidi adalah warga lokal dari kota Sinjar, Irak Utara. Permaslaahn mulai muncul ketika adanya suatu pemberontakan terorisme yang dilakukan oleh kelompok ekstrimis ISIS yang memang tidak menyukai keberadaan etnis Yazidi yang berbeda aliran ideologi atau agama dengannya. ISIS memiliki misi untuk mengusir siapapun yang tidak memeluk Islam Radikal seperti kelompok mereka. Peran UNHCR sangatlah perlu dimana kondisi etnis Yazidi yang sudah tidak dapat lagi dilindungi oleh pemerintah Irak. Bnatuan kemanusian serta meberikan solusi keberlanjutan terus diupayakan UNHCR untuk menunjang kehidupan para etnis Yazidi. Dalam menganalisa bantuan kemanusiaan yang diberikan UNHCR kepada Yazidi penulis menggunakan Paradigma Alturism dan Idealisme untuk menjelaskan kepentingan apa yang dibawa UNHCR dalam memberikan bantuan.
Copyrights © 2021