Bracket merupakan salah satu struktur kapal yang berfungsi untuk menambah kekuatan sambungan antar konstruksi kapal. Pada struktur bracket terjadi stress raiser ketika terdapat penyimpangan dalam geometri yang menyebabkan gangguan pada aliran tegangan. Terdapat beban yang bekerja secara berulang-ulang pada struktur bracket yang disebabkan oleh beban gelombang yang mengenai badan kapal dan memengaruhi kekuatan dari struktur hingga membuat kegagalan pada. Pada penelitian ini dilakukan perhitungan dan perbandingan umur kelelahan sambungan bracket pada Kapal Patroli Cepat 40M yang saling menumpu dan yang tidak saling menumpu dengan menggunakan metode fracture mechanics akibat beban gelombang. Beban gelombang yang ditinjau yaitu pada vertical bending moment dan vertical shear force. Pemodelan struktur dilakukan dengan pemodelan elemen hingga pada model global dan model lokal. Hasil dari analisis model global yaitu didapatkan tegangan terbesar pada sambungan bracket B5 sebesar 0,36 MPa. Setelah itu dilakukan analisis model lokal dengan tegangan yang berasal dari model global tersebut untuk mendapatkan nilai stress intensity factor (SIF), laju perambatan retak, jumlah siklus dan umur kelelahan braccket. Hasil dari analisis tersebut didapatkan nilai SIF retak awal pada bracket yang menumpu dan tidak menumpu masing-masing adalah 0,16 MPa√m dan 0,10 MPa√m. Jumlah siklus yang bekerja pada masing-masing bracket menumpu dan tidak menumpu hingga mencapai kegagalan yaitu 1,48x107 siklus dan 1,84x107 siklus. Umur lelah pada bracket yang saling menumpu adalah 3,78 tahun dan umur kelelahan pada bracket yang tidak saling menumpu adalah 4,71 tahun. Sehingga umur kelelahan pada sambungan bracket saling menumpu lebih cepat dibandingkan dengan bracket yang dipasang tidak saling menumpu.
Copyrights © 2021