Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara diresmikan tanggal 19 April 1982 oleh Daoed Yoesoef selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan namun belum banyak yang mengetahui keberadaan Museum Negeri Sumatera Utara. Kurangnya media promosi menyebabkan jumlah pengunjung terus menurun setiap tahun. Perancangan media promosi yang komunikatif sesuai dengan target audience diharapkan mampu meningkatkan minat berkunjung ke Museum Negeri Sumatera Utara. Konsep perancangan dibuat menggunakan pendekatan media pembelajaran sehingga target audience akan lebih memahami museum dengan tampilan yang dikemas dalam bentuk 3Ddan menggunakan teknik Augmented Reality dan menggunakan marker sebagai pendukungnya. Marker yang digunakan dalam rancangan ini merupakan marker buatan bukan marker alami. Augmented reality adalah gabungan antara objek virtual dengan objek real. perancangan diwujudkan dalam sebuah aplikasi Augmented Reality yaitu “AR Sinolgi MuNeg SUMUT”. Metode penciptaan yang digunakan dengan melakukan eksplorasi, menentukan perancangan dan mengimplementasikan rancangan yang telah di tetapkan. Penelitian ini menghasilkan aplikasi augmented reality sebagai media utama dan beberapa media pendukung lainnya seperti baju, mug, sepanduk, stiker, dan gantungan kunci
Copyrights © 2018