Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan
Vol 7, No 2 (2021): Pharmauho

Perbandingan Kadar Kurkumin Di Rimpang Kunyit (Curcuma Longa L.) Pada Beberapa Lokasi Tumbuh Di Pulau Lombok

Dwiki Setyo Nugroho (Department of Pharmacy, Faculty of Medicine, Mataram University)
Dyke Gita Wirasisya (Department of Pharmacy, Faculty of Medicine, Mataram University)
Agus Dwi Ananto (Department of Pharmacy, Faculty of Medicine, Mataram University)



Article Info

Publish Date
07 Oct 2021

Abstract

Kunyit (Curcuma longa L.) merupakan tanaman yang sering digunakan untuk pengobatan di Indonesia. Tanaman ini memiliki kandungan kurkumin yang memiliki bergam aktivitas farmakologis. Perbedaan lokasi tumbuh dapat mempengaruhi kadar metabolit sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan kadar kurkumin dari sebuk simplisia rimpang kunyit yang diambil di beberapa daerah di pulau lombok, sampel diekstrak menggunakan pelarut etanol 96% dengan perbandingan 1:10 antara serbuk dengan pelarut, kemudian pelarut diuapkan untuk mendapatkan ekstrak kental. Kadar kurkumin dihitung dengan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Hasil perhitungan diperoleh kadar kurkumin tertinggi yaitu Kabupaten Lombok Utara sebesar 39,5341 g/ 100g, diikuti oleh Kabupaten Lombok Barat sebesar 28,8039 g/ 100g, Kabupaten Lombok Tengah sebesar 18,5185 g/ 100g, dan Kabupaten Lombok Timur 8,0655 g/ 100g. Dilanjutkan validasi data berupa parameter perolehan kembali SD, CV, LoD dan LoQ dengan hasil yang baik.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

pharmauho

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Medicine & Pharmacology

Description

Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo mengelola dan menerbitkan Jurnal Farmasi, Sains dan Kesehatan Pharmauho yang merupakan Jurnal ilmiah yang menyajikan artikel orisinal tentang pengetahuan dan informasi riset atau aplikasi dan perkembangan terkini yang berhubungan dengan kesehatan. Jurnal ini ...