Perceraian merupakan terputusnya hubungan antara suami istri akibat dari kegagalan pasangan suami istri dalam menjalani peran masing-masing. Maraknya fenomena perceraian yang terjadi bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti faktor ekonomi, tidak harmonis dan tidak bertanggung jawab. Model Vector Autoregressive (VAR) merupakan salah satu model yang digunakan untuk menentukan peramalan dengan beberapa variabel dan berguna untukĀ melihat keterkaitan hubungan antar variabel. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menentukan peramalan jumlah perceraian di Kota Pekanbaru dengan menggunakan model Vector Autoregressive (VAR). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data time series yaitu data jumlah perceraian, faktor ekonomi, tidak harmonis dan tidak bertanggung jawab di Kota Pekanbaru mulai Januari 2014 sampai Desember 2018. Hasil pembahasan yang diperoleh menunjukkan bahwa model VAR(2) adalah model yang sesuai untuk meramalkan jumlah perceraian di Kota Pekanbaru pada waktu yang akan datang. Berdasarkan hasil uji kausalitas Granger menunjukkan bahwa perceraian mempengaruhi tidak harmonis, tidak harmonis mempengaruhi ekonomi, dan tidak harmonis mempengaruhi tidak bertanggung jawab. Sedangkan hasil peramalan jumlah perceraian di Kota PekanbaruĀ untuk Januari 2019 sampai Desember 2020 menunjukkan terjadinya peningkatan yang tidak berbeda jauh dari bulan sebelumnya, dengan nilai akurasi peramalannya menggunakan MAPE adalah 47,76 %.
Copyrights © 2021