DINTEK
Vol 14 No 2 (2021): Vol. XIV No. 2 September 2021

Analisa Potensi Bahaya menggunakan metode Hazard and Operability Study dan Upaya Pengendalian Kecelakaan Kerja Pada Proses Penambangan Emas Tanpa Izin

Herry Djainal M.Si (Dosen Fakultas Teknik Pertambangan Universitas Muhammadiyah Maluku Utara)
Muhammad Djunaidi (Dosen Universitas Muhammadiyah Maluku Utara)
Chairah Maulidyah (Pascasarjana S2 Teknik Sipil Universitas Brawijaya)
Nilam Desiana Nurdin (Program Studi Teknik Pertambangan UMMU)



Article Info

Publish Date
01 Sep 2021

Abstract

Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Halmahera Selatan mengakibatkan munculnya beragam permasalahan, dengan tidak menerapkan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Walaupun pemilik unit pengolahan telah menerapkan beberapa standar atau prosedur keselamatan kerja, dalam pelaksanaanya masih terdapat beberapa potensi bahaya yang dapat menimbulkan kasus kecelakaan kerja. Tujuan pada penelitian dilakukan untuk Identifikasi dan pengendalian potensi bahaya dapat dilakukan dengan menggunakan metode Hazard And Operability Study (HAZOP). di Desa Manatahan Pulau Manatahan Kabupaten Halmahera Selatan Propinsi Maluku Utara. Hasil obervasi menemukan 25 potensi bahaya (hazard) dan kemudian digolongkan menjadi 5 sumber hazard. Berdasarkan penilaian level risiko, terdapat 2 sumber hazard yang tergolong "Ekstrim", 3 sumber hazard yang tergolong "Risiko Tinggi", dan 4 sumber hazard yang tergolong "Risiko Rendah". Penelitian ini menghasilkan rekomendasi perbaikan berupa pembuatan Standard Operating Procedure (SOP), jadwal pelatihan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), worksheet penggunaan APD, lembar kontrol penggunaan APD, pemberian rambu-rambu kondisi lalu lintas tambang, dan checklist keselamatan tambang

Copyrights © 2021