Pembinaan merupakan usaha untuk memperbaiki diri narapidana baik secara sikap, mental maupun tingkah laku. Terdapat banyak faktor yang mengakibatkan pembinaan tidak berjalan dengan maksimal, maka dari itu Rutan Surakarta wajib mengambil Langkah strategis demi tercapainya pembinaan yang maksimal bagi narapidana. Penelitian ini memiliki tujuan untuk lingkungan internal (kekuatan dan kelemahan) lingkungan eksternal (serta peluang dan ancaman) serta menyusun strategi pembinaan narapidana yang optimal melalui analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities dan Threats). Metode peneltian yang diterapkan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi untuk menentukan faktor strategis, kuesioner untuk menentukan tingkat signifikan dan studi kepustakaan. Teknik analis yang diterapkan adalah analisis SWOT. Dari data analisis yang diolah didapatkan nilai IFAS sebesar 1,05 dan EFAS sebesar 1,533337 dan menempatkan posisi pembinaan Rutan Surakarta pada kuadrat 1 yaitu strategi agresif yang menunjukkan situasi yang dihadapi Rutan Surakarta pada situasi menguntungkan.Kata Kunci: Pembinaan, Strategis, Analisis SWOT.
Copyrights © 2021