Tenggelam merupakan suatu proses yang dapat menyebabkan kegagalan nafas akibat tertutupnya sebagian atau semua area jalan nafas sehingga menghambat pertukaran oksigen didalam tubuh. Badan Kesehatan Dunia (WHO, 2016) melaporkan kematian tenggelam termasuk 10 penyebab utama kematian pada anak-anak dan dewasa. Data menunjukan kejadian tenggelam setiap tahunnya merenggut 372.000 jiwa. Nelayan merupakan salah satu profesi bersiko terhadap kejadian tenggelam. Salah satu cara untuk meminimalisir jumlah korban meninggal akibat tenggelam di perairan adalah dengan mendapatkan pertolongan pertama BHD (Bantuan Hidup Dasar). Bantuan Hidup Dasar merupakan pertolongan pertama yang diberikan oleh setiap masyarakat yang berada ditempat kejadian, Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan nelayan terhadap sikap Bantuan Hidup Dasar yang diberikan kepada korban tenggelam. Jenis penelitian berupa kuantitatif menggunakan pendekatan Cross Sectional, dilakukan pada Januari 2020. Jumlah sampel 41 responden, teknik pengambilan sampel Stratified Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner kemudian diolah menggunakan SPSS. Hasil penelitian terdapat adanya hubungan bermakna antara pengetahuan dan sikap nelayan terhadap pertolongan pertama BHD dengan nilai p value = 0,000 < 0,05. koefesien korelasi kedua variabl mnggunakan rumus kendall’tau-b diperoleh nilai 0,601 dan 0,510 dengan artian korelasi tergolong cukup kuat dan dimaknai semakin baik pengetahuan dan sikap nelayan maka semakin baik pula penanganan pertolongan pertama pada nelayan yang mengalami tenggelam.Kata kunci : Bantuan hidup dasar; nelayan
Copyrights © 2020