Jurnal Kajian Wilayah
Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Kajian Wilayah

RINGKASAN HASIL PENELITIAN MENUJU MASYARAKAT PASCASEKULER: MULTIKULTURALISME DAN MINORITAS MUSLIM DI JERMAN

Amin Mudzakkir (Research Center for Area Studies- Indonesian Institute of Sciences)
Prima Mulyasari Nurahmi (Research Center for Area Studies- Indonesian Institute of Sciences)
Gusnelly Gusnelly (Research Center for Regional Resources - Indonesian Institute of Sciences)



Article Info

Publish Date
27 Oct 2021

Abstract

Artikel ini mengkaji perubahan dalam masyarakat kontemporer Jerman terkait berbagai isu agama dan kewarganegaraan yang menjadi penting sejak kedatangan para imigran, terutama migran muslim ke Eropa. Pusat perdebatan terletak pada penelaahan terhadap konsepsi sekularisme yang telah dilakukan oleh negara-negara Eropa Barat dalam mengatur hubungan antara agama sebagai bagian dari ruang pribadi dan kewarganegaraan sebagai bagian dari ruang publik. Lebih khusus, tulisan ini berfokus pada bagaimana multikulturalisme berjalan dan posisi minoritas muslim di Jerman yang sekuler. Secara teoritis, titik awal tulisan ini berasal dari argumen Jurgen Habermas tentang masyarakat pascasekuler, “the continued existence of religious communities in a continually secularizing environment”. Meskipun prinsip sekuler yang diadopsi oleh Jerman menganggap agama sebagai kesadaran pribadi, namun Islam secara bertahap jelas nyata hadir di Jerman.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

jkw

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Submit Manuscript Journal Help User Username Password Remember me Notifications View Subscribe Information For Readers For Authors For Librarians Current Issue Atom logo RSS2 logo RSS1 logo Visitor Statistics Web Analytics View My Stats ID ...