Biomassa merupakan salah satu energi terbarukan. Biomassa berupa produk sisa/limbah pertanian yang tidak memiliki nilai bagi masyarakat dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk menghasilkan energi. Tempurung kemiri adalah salah satu biomassa yang dapat dijadikan sebagai bahan bakar alternatif. Biomassa tempurung kemiri bisa diubah menjadi biobriket melalui tahapan proses karbonisasi dengan metode pirolisis. Kiln merupakan alat yang digunakan untuk melakukan pirolisis. Pirolisis tempurung kemiri menggunakan kiln model tabung dengan suhu 370℃ berlangsung selama 4-5 jam telah menghasilkan arang. Arang kemudian diubah menjadi biobriket (berbentuk oval) yang memiliki nilai kalor 5942 - 6090 kal/g.
Copyrights © 2021