Pijat perineum yang dilakukan selamakehamilan atau 2 minggu sebelum persalinan, bermanfaat untuk melembutkan jaringan ikat, melancarkan peredaran darah, relaksasi. Tindakan ini akan mengurangi terjadinya rupture perineum, episiotomi dan nyeri karena jahitan episiotomy. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi Pengaruh Pijat Perineum Selama Masa Kehamilan Terhadap Kejadian Rupture Perineum di PMB Ida Iriani, S.Sit dan PMB Erniati, Am.Keb Kabupaten Aceh Utara. Metode penelitian QuasiEksperimen kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan jumlah sampel masing-masing kelompok 36 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan mengguanakan tehnik non probability sampling. Hasil uji statistik dengan mengguanakn uji mannwhitneyUpvalue 0,000 yang berarti ada pengaruh pijat perineum terhadap rupturperineum. Saran bagi tempat penelitian dapat menerapkan pemijatan perineum selama masa kehamilan terdadap kejadian rupture perineum.
Copyrights © 2021