Rokok menjadi ancaman terbesar kesehatan masyarakat dunia karena telah menewaskan lebih dari 8 juta orang setiap tahunnya. Lebih dari 60% perokok mengindikasikan bahwa mereka bermaksud untuk berhenti, dan lebih dari 40% telah berusaha untuk berhenti dalam 12 bulan sebelum survei dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan keberhasilan berhenti merokok di Banjar Agung Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional, dengan populasi 231 mantan perokok/KK didapatkan sampel penelitian 75. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji chi square. Hasil analisa bivariat dengan uji statistik chi square, anggota rumah tangga yang tidak merokok (p-value = 0,001; OR=6,460) dan perceived benefit (p-value = 0,003; OR=5,417) menunjukkan ada hubungan yang signifikan dengan keberhasilan berhenti merokok. Sedangkan pengetahuan (p-value =0,432) dan perceived barrier (p-value=0,101) menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan dengan keberhasilan berhenti merokok. Keberhasilan berhenti merokok seseorang dipengaruhi oleh perilaku merokok orang terdekat dan kepercayaannya tentang manfaat dari berhenti merokok. Diharapkan pengetahuan yang baik dapat berbanding lurus dengan perilaku masyarakat, sehingga penelitian ini dapat menjadi data dasar dalam meningkatkan promosi kesehatan tentang bahaya merokok.
Copyrights © 2021