Penelitian ini bertujuan untuk memuat pernyataan yang membuktikan adanya pengaruh metode bermain peran terhadap kemampuan bersosialisasi anak. Subjek penelitian ini adalah 15 anak siswa baru SDN 02 Gejlig dan karakteristik subjek di antaranya: a) anak usia 6 – 7 tahun (kelompok A), b) mengindikasikan kemampuan bersosialisasi yang rendah. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pre-test – post-test design. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Kemampuan Bersosialisasi adaptasi dari Skala Likert (Skala Kemampuan Bersosialisasi). Metode analisis data yang digunakan adalah Uji Mann-Whitney/Wilcoxon, untuk mengetahui Descriptives Statistics untuk menguji beda skor pre-test dan post-test. Hasil Uji Mann- Whitney/Wilcoxon antar rater yang cukup tinggi (pre-test 86.80 dan post-test 154.07. Hasil Uji Mann-Whitney/Wilcoxon menunjukkan bahwa pembelajaran dengan metode bermain peran dapat meningkatkan kemampuan bersosialisasi siswa baru SDN 02 Gejlig (p = 0.000).Kata kunci: Metode bermain peran, Kemampuan bersosialisasi
Copyrights © 2021