Gambir dikenal sebagai jenis tanaman obat, mengandung zat aktif yaitu katekin senyawa polifenol, berkhasiat sebagai antibakteri dan antijamur. Candida albicans adalah jamuryang hidup dalam rongga mulut, kulit dan alat kelamin, dapat menganggu kesehatan mulut, kulit dan kelamin. Tujuan penelitian untuk membuktikan kemampuan ekstrak daun gambir (Uncaria gambir Roxb) dalam menghambat pertumbuhan Candida albicans. Penelitian bersifat eksperimental laboratories. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Kimia Bahan Alam STIK Siti Khadijah dan Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang. Bahan penelitian adalah Candida albicans dalam bentuk sediaan esktrak daun gambir dengan kosentrasi 0.781%, 1%, 2.5%, kontrol positif (Choramfenicol) dan kontrol negatif (DMSO). Pembuatan ekstrak daun gambir dengan metode maserasi dan rotaevaporator. Zona hambat didapatkan melalui pengukuran zona bening yang terbentuk menggunakan jangka sorong. Uji statistik menggunakan program SPSS Versi 20.0, dianalisis dengan uji ANOVA dan uji Least Significant Difference (LSD) atau uji lanjut BNT (P<0,05). Kesimpulan adalah 1. Ekstrak etanol daun gambir (Uncaria gambir Roxb) pada semua konsentrasi dapat menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans2. Choramfenicol sebagai kontrol positiflebih efektifmenghambat pertumbuhan Candida albicans dari ekstrak daun gambir.
Copyrights © 2021