Generator merupakan peralatan yang sangat penting pada pembangkit listrik, karena generator dapat mengubah tenaga mekanik menjadi tenaga listrik. Selain itu, generator juga berfungsi menjaga kestabilan pembangkitan, salah satunya menjaga kestabilan tegangan. Menjaga kestabilan tegangan dilakukan dengan menjaga perubahan fluks pada generator dengan menjaga kestabilan sistem eksitasi dan daya reaktif pada generator. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar perbandingan yang paling tepat antara arus eksitasi yang dihasilkan dengan daya reaktif yang dihasilkan pada pembangkit agar dapat mengontrol generator secara cepat dan tepat dalam penanganan masalah eksitasi generator. Metode yang digunakan adalah menghitung kembali data keluaran dan masukkan generator yang sudah bekerja paralel per jam operasi. Hasil perhitungan perbandingan antara arus eksitasi dan daya reaktif pada GTG 2.2 yaitu 600.67 A arus eksitasi menghasilkan 39.4 MVAR daya reaktif, sedangkan pada GTG 2.3 yaitu 611.44 A menghasilkan daya reaktif sebesar 35.4 MVAR dalam sehari serta presentase daya reaktif yang dibangkitkan pada PLTGU blok 2 sebesar 53% dalam sehari.
Copyrights © 2021