Abstract This research was conducted by seeing language disorder in child with hydrocephalus, whose subjects were hydrocephalus sufferers from birth. Using qualitative methods, as well as data collection techniques through observation, literature review, and interviews, this study seeks to identify the causes of language disorders experienced by VC (respondent). The results showed a cognitive effect due to hydrocephalus conditions, and imperfect use of articulatory tools in speech, which caused the inability of VC to pronounce the phonemes / s /, / r /, / l /, and / z /. Another influence that also causes language disorders is the passivity of social interactions due to limited interaction between respondents and peers in the neighborhood where he live. Abstrak Penelitian ini dilakukan dengan meneliti gangguan berbahasa pada anak penderita hidrosefalus, yang subjeknya merupakan penderita hidrosefalus sejak lahir. Menggunakan metode kualitatif, serta teknik pengumpulan data melalui observasi, telaah pustaka, dan wawancara penelitian ini berupaya untuk mengidentifikasi penyebab gangguan berbahasa yang dialami VC (responden). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh kognitif karena kondisi hidrosefalus, dan ketidaksempurnaan penggunaan alat artikulatoris dalam tuturan, yang menyebabkan ketidakmampuan VC dalam mengujarkan fonem /s/, /r/, /l/, dan/z/. pengaruh lain yang juga menyebabkan gangguan berbahasa ialah pasifnya pergaulan karena interaksi terbatas antara responden dengan rekan sebaya di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.
Copyrights © 2021