Penggunaan media sosial dapat berhubungan dengan terjadinya depresi. Namun, terdapat beberapa penelitian yang justru membuktikan tidak terdapat hubungan intensitas penggunaan media sosial terhadap kejadian depresi. Membuktikan kecenderungan pengaruh intensitas penggunaan media sosial terhadap kejadian depresi. Penelitian ini berjenis literature review dengan data penelitian berupa data sekunder. Penelusuran data dilakukan menggunakan metode PRISMA, sedangkan sintesis data menggunakan pendekatan SPIDER. Dari 15 jurnal yang di review, terdapat 12 jurnal atau 80% membuktikan bahwa terdapat hubungan penggunaan media sosial dengan depresi sedangkan, tiga jurnal atau 20% lainnya membuktikan hal yang sebaliknya, bahwa depresi tidak berhubungan dengan intensitas penggunaan media sosial. Terdapat hubungan intensitas penggunaan media sosial dengan depresi
Copyrights © 2021