Texere
Vol 18, No 1 (2020): Texere Volume 18 Nomor 1 Tahun 2020

CAMPURAN SERAT SABUT KELAPA DAN RAYON VISCOSA SEBAGAI MATERIAL NON-WOVEN UNTUK TEKSTIL AKUSTIK (ACOUSTIC TEXTILE)

Rohmah, Siti (Unknown)



Article Info

Publish Date
20 Jan 2020

Abstract

Tekstil akustik merupakan salah satu kelompok tekstil teknik yang kainnya digunakan sebagai peredam suara. Peredam suara adalah suatu bahan dari kain yang dapat mengurangi dan mengendalikan kebisingan. Koefisien absorpsi bunyi dinyatakan dalam bilangan antara 0 sampai 1. Nilai koefisien absorpsi 0 menyatakan tidak ada energi bunyi yang diabsorpsi dan nilai koefisien absorpsi 1 menyatakan absorpsi yang sempurna (Leslie L. Doelle, 1985).Material yang digunakan pada penelitian ini adalah kain non-woven berbahan dasar serat serabut kelapa dan rayon viskosa dengan variasi berat 40 g, 50 g, dan 60 g yang dibuat di balai besar tekstil menggunakan mesin prototype Hot Press dengan metode Thermal Bonding.Berdasarkan hasil penelitian koefisien absorpsi bunyi tertinggi pada kain nonwoven dengan variasi berat 60 g yaitu 0,3 ɑs, kain nonwoven dengan variasi berat 50 g yaitu 0,18 ɑs,  dan kain nonwoven dengan variasi berat 40 g adalah 0,15 ɑs. Penambahan berat pada kain non-woven dapat meningkatkan nilai koefisiensi absorpsi.Kesimpulannya adalah serat serabut kelapa dan rayon viskosa dapat dijadikan bahan kain non-woven untuk tekstil akustik dengan metode pembuatan thermal bonding. Semakin berat gramasi kain semakin tinggi nilai koefisiensi absorpsi.   

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

texere

Publisher

Subject

Chemistry Engineering Industrial & Manufacturing Engineering Materials Science & Nanotechnology

Description

Texere merupakan majalah ilmiah yang mencakup karya tulis ilmiah bidang tekstil, garmen dan fesyen baik yang terkait dengan proses produksi ataupun proses pendukung ...