EXPERIENTIA : Jurnal Psikologi Indonesia
Vol 9, No 1 (2021)

KECENDERUNGAN PERILAKU NARSISTIK DENGAN INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM

Shania Liang (Widya Mandala Catholic University Surabaya)



Article Info

Publish Date
09 Apr 2021

Abstract

Media sosial merupakan sekelompok aplikasi berbasis internet yang digunakan untuk berbagai tujuan seperti berkomunikasi dan berbagi informasi. Individu memiliki kebebasan dalam menggunakan media sosial sehingga menyebabkan pengguna tidak mengungkapkan diri sepenuhnya karena individu dapat membangun image yang diinginkan. Berdasarkan kebebasan penggunaan tersebut, media sosial dianggap dapat digunakan untuk mengidentifikasi kecenderungan perilaku narsistik. Kecenderungan perilaku narsistik merupakan rasa cinta yang berlebih terhadap dirinya sendiri sehingga ingin dipuja, memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan tidak memiliki empati terhadap orang di sekitarnya. Individu dengan kecenderungan perilaku narsistik seringkali menggunakan media sosial sebagai tempat untuk mencari pengakuan terhadap dirinya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan media sosial instagram dengan kecenderungan perilaku narsistik. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Perguruan Tinggi di Surabaya yang menggunakan media sosial instagram. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 130 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah NPI-16 untuk mengukur kecenderungan perilaku narsistik dan unstructured questionnaire (pertanyaan lama waktu) untuk mengukur intensitas penggunaan media sosial. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa ada hubungan positif antara intensitas penggunaan media sosial instagram dengan kecenderungan perilaku narsistik pada mahasiswa di Perguruan Tinggi di Surabaya.  

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

EXPERIENTIA

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

“Experientia” merupakan istilah dalam bahasa Latin yang artinya “pengetahuan yang diperoleh dari pengalaman”. Pemilihan nama ini selaras dengan metode transfer dan pengembangan ilmu pengetahuan yang dipraktikkan di Unika Widya Mandala Surabaya, yakni “experiential learning” (mahasiswa ...