Kesiapan pensiun adalah hal penting yang harus dimiliki karyawan demi keberlangsungan hidup di masa tua setelah pensiun. Pada kenyataanya setiap karyawan memiliki orientasi peran gender masing-masing dengan sifat atau karakteristik yang berbeda, sehingga kesiapan karyawan dalam menghadapi pensiun tentunya berbeda pula. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji perbedaan kesiapan karyawan menghadapi pensiun ditinjau dari peran gender. Penelitian ini dilakukan terhadap 92 karyawan yang sedang dalam Masa Persiapan Pensiun (MPP) di PT. Krakatau Steel. Pengumpulan data dilakukan dengan skala peran gender (BSRI) dan skala kesiapan pensiun. Terdapat 18 karyawan yang termasuk kategori orientasi peran gender feminim, 28 karyawan dengan kategori orientasi peran gender maskulin, dan 46 karyawan dengan kategori orientasi peran gender androgini. Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan kesiapan karyawan dalam menghadapi masa pensiun ditinjau dari peran gender, bahwa karyawan yang masulin lebih siap dibandingkan dengan karyawan yang feminim dan androgini.Katakunci: Kesiapan, masa pensiun, peran gender
Copyrights © 2013