Persentase wanita yang mengalami kelahiran tidak direncanakan meningkat selama lima tahun terakhir. Di sisi lain, tingkat partisipasi angkatan kerja wanita relatif mengalami penurunan dalam lima tahun terakhir. Penelitian ini menganalisis hubungan antara kelahiran tidak direncanakan dengan partisipasi wanita dalam pasar tenaga kerja. Data yang digunakan adalah data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017 dengan unit analisis wanita umur 15-49 tahun yang pernah melahirkan sejak Januari 2012. Berdasarkan data tersebut diketahui bahwa persentase kelahiran yang tidak direncanakan adalah sebesar 16% di mana 8% merupakan kelahiran yang berasal dari kehamilan yang tidak tepat waktu, dansisanya adalah kelahiran yang berasal dari kehamilan yang tidak diinginkan. Dengan menggunakan metode regresi probit, diketahui bahwa kelahiran tidak direncanakan mempunyai hubungan yang negatif terhadap partisipasi wanita dalam pasar tenaga kerja. Adanya kelahiran tidak direncanakan menurunkan peluang wanita untuk bekerja sebesar 1,8 persen poin.
Copyrights © 2019