Telah dilakukan perbandingan metode kalibrasi dan adisi standar untuk penentuan timbal terlarut dalam sampel air bak kontrol Candi Borobudur. Studi dilakukan untuk mengembangkan metode adisi standar dalam penentuan kadar timbal terlarut yang sangat rendah menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom (SSA)-Nyala. Pengambilan sampel dilakukan di lima titik, yaitu satu titik sisi selatan, satu titik sisi barat daya, dan tiga titik sisi utara Candi Borobudur. Metode adisi standar memiliki sensitivitas metode yang lebih baik daripada kalibrasi standar. Linearitas (R) kurva kalibrasi yang diperoleh sebesar 0,957, sementara terlarut yang berbeda dengan hasil metode kalibrasi lebih besar daripada hasil metode adisi standar.
Copyrights © 2014